Family Informasi Kesehatan

Jenis Susu Formula Bayi untuk yang Alergi Susu dari Sapi

Buyavana – Saat bayi mengalami alergi susu formula bayi dari protein sapi maka Anda perlu mencari solusi untuknya. Hal ini harus dilakukan secepat mungkin agar bayi Anda tidak mengalami kondisi yang semakin parah. Di mana saat terjadi alergi, salah satunya menyebabkan bayi mengalami diare. Berikut ini jenis susu formula yang bisa menjadi solusi untuk bayi Anda.

1. Susu Soya dengan Kandungan Maltodextrin

Susu formula soya merupakan susu formula yang bisa menjadi solusi bagi bayi yang mengalami alergi terhadap protein susu yang berasal dari sapi. Di mana kandungan yang terdapat dalam susu formula soya juga memiliki khasiar ang sama dengan susu formula dari sapi.

Penelitian yang dilakukan terhadap 170 bayi alergi susu sapi. Hasil penelitian menyatakan bahwa sebagian besar bayi yang mengalami alergi susu sapi dapat diatasi dengan susu formula soya. Karena itu susu ini menjadi solusi pertama bagi bayi yang mengalami alergi susu sapi.

Kandungan yang dimiliki susu formula soya yaitu: pertama, bebas dari laktosa yang aman dikonsumsi oleh bayi Anda, terlebih yang memerlukan diet bebas laktosa. Kedua, bahan dasar dari susu ini menggunakan isolat protein kedelai yang kandungannya juga setara dengan susu formula sapi.

Ketiga, mengandung kalsium dan fosfor yang berfungsi untuk menunjang pembentukan tulang dan gigi yang kuat. Keempat, mengandung asam lemak esensial yaitu omega 6 dan omega 3 dengan rasio yang tepat sehingga menjadi bahan dasar pembentukan AA dan DHA untuk tumbuh kembang otak yang optimal.

Kelima, formula karbohidrat yang dimiliki oleh susu formula bayi ini adalah maltodextrin. Maltodextrin merupakan sejenis karbohidrat yang dapat diterima oleh sistem pencernaan bayi yang sedang mengalami luka karena diare atau disebabkan oleh gangguan sistem pencernaan pada bayi yang mengalami alergi terhadap susu sapi.

2. Susu Ekstensif Hidrolisat dengan Fragmen yang Kecil

Susu formula yang mengandung protein susu sapi hidrolisat yang mengalami proses khusus karena itu susu ini bisa menjadi alternatif bagi bayi Anda yang mengalami alergi susu sapi. European Society of Pediatric Allergy dan Clinical Immunology menyatakan bahwa formula berbahan dasar protein dengan hidrolisat fragmen yang kecil  dapat mencegah terjadinya alergi.

Untuk melihat hasil yang signifikan maka susu ini harus dikonsumsi selam 6 bulan. Setelahnya dapat dilakukan uji provokasi. Jika hasil ujinya sudah menunjukkan bayi telah toleran terhadap alergi susu sapi maka bayi Anda bisa kembali mengonsumsinya. Kualitas yang dimiliki susu ini membuat harganya juga mahal.

Susu formula bayi merupakan susu bantu untuk menambah asupan gizi bayi Anda. Namun, tetap ASI yang merupakan susu dengan kandungan terbaik bagi bayi Anda. Kandungan yang dimiliki ASI tidak dapat disayangi oleh susu formula apa pun.