Informasi Lifestyle Travel

Ulasan Seputar Pengertian dan Alat Keamanan dan Panjat Tebing

Buyavana – Di dunia ini banyak bermunculan jenis-jenis olahraga baru yang lebih bebas dan menantang. Umumnya alam menjadi sarana olahraga tersebut dengan memanfaatkan semua yang disediakannya secara alami. Beberapa contoh diantara olahraga bebas di alam antara lain surfing, diving, mountain climbing dan rock climbing atau panjat tebing. Di jenis olahraga rock climbing, belum lama ini atlet-atlet Indonesia secara mengejutkan telah menorehkan prestasi yang mengagumkan di kejuaraan dunia dengan membawa 3 piala sekaligus yaitu emas, perak dan perunggu untuk kejuaraan rock climbing yang diadakan di China. Apa sebetulnya olahraga ini dan dimana saja spot di Indonesia yang cocok untuk dijadikan lokasi nya? Berikut ini adalah informasi yang bisa menambah wawasan Anda.

Rock climbing merupakan olahraga bebas yang menggunakan alam sebagai sarananya. Seperti namanya, olahraga ini memiliki goal untuk memanjat tebing tinggi dan curam. Akan tetapi, cara yang dilakukan berbeda dengan mendaki gunung yang melewati jalan setapak, rock climbing memilih memanjat melalui medan terjal dan curam untuk mendapatkan tantangannya. Karenanya, rock climbing tidak bisa dilakukan dengan tangan kosong dan memerlukan beberapa alat pengaman untuk menjaga keselamatan pendaki.

Para pemanjat tebing menggunakan bantuan tali atau harness yang dikaitkan di bagian pinggang dan bawah paha untuk menompang ketika ia memanjat serta ketika ia akan turun. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah beberapa alat keamanan yang harus dimiliki dan digunakanpanjat tebing oleh para atlet baik profesional maupun amatir :

panjat tebing

1. Helm

Pelindung kepala merupakan alat keamanan wajib yang harus digunakan oleh para pemanjat tebing baik di alam liar maupun di tebing buatan. Helm digunakan untuk melindungi kepala dari benturan pada dinding atau ketika terjatuh. Selain itu untuk pemanjat tebing liar, helm juga dipakai untuk melindungi kepala dari benda yang jatuh dari atas.

2. Tali kernamntle.

Merupakan tali pengaman yang memberikan keamanan pada pemanjat saat melakukan pemanjatan. Ada 2 jenis tali kernmantle ini yaitu elastis dan statis. Jenis tali elastis lebih disarankan penggunaannya karena lebih aman terutama untuk tulang punggung ketika terjadi kecelakaan dan jatuh. Panjang tali ini sendiri adalah sepanjang 70 meter.

3. Climbing shoes.

Merupakan sepatu yang digunakan untuk memanjat tebing yang membantu kaki untuk menapak pada permukaan vertikal dan melindungi kaki dari benda tajam di area pendakian.

4. Body harness.

Merupakan harness yang dikenakan oleh pemanjat sehingga tetap bisa berada dalam posisi duduk. Body harness ini juga dipakai di dunia kerja dan flying fox.

Merupakan palu yang digunakan pemanjat untuk memasang pengaman atau piton pada track tebing yang akan dilalui. Dibawa dengan cara menyelipkannya di tali bahu.

Ada beberapa jenis handle yang menghubungkan harness dan sling dengan tali pengaman.

Selain alat-alat pengaman di atas, masih banyak lagi lainnya yang berfungsi untuk menghubungkan badan dengan tali pengaman. Rock climbing dan wall climbing merupakan olahraga yang cukup berbahaya bila dilakukan tanpa kelengkapan sarana dan prasarana. Karenanya ada baiknya Anda menyiapkan fisik, mental dan perlengkapan yang dibutuhkan sebelum melakukan olahraga panjat tebingOlahraga ini juga bukan merupakan olahraga instan seperti atletik, karena membutuhkan pelatihan khusus dari instruktur untuk bisa menggunakan berbagai peralatan dengan benar dan mengetahui tehnik-tehnik rock climbing agar bisa menerapkannya dengan tepat di medan. Untuk jenis peralatan tersebut, Anda bisa membelinya di situs belanja online terpercaya.