Berita Informasi

Sukanto Tanoto Lakukan Keseimbangan Pengelolaan Industri Kehutanan di Royal Golden Eagle

Buyavana – Nama Sukanto Tanoto di dunia bisnis memang sudah tak asing lagi, khususnya untuk dunia bisnis di Indonesia. Sebagai pendiri sekaligus pemimpin dari grup Royal Golden Eagle, Sukanto Tanoto termasuk salah satu pebisnis papan atas yang sangat disegani. Bagaimana tidak, namanya juga tersemat julukan sebagai Raja Sumber Daya yang memang sudah benar – benar terbukti. Skala bisnis grup Royal Golden Eagle bahkan juga bisa jadi acuan bagi para pebisnis lainnya. Bidang bisnis yang digeluti Sukanto Tanoto ini sudah tersebar hingga ke berbagai sektor. Ada yang bergerak di bidang kelapa sawit, ada pula yang bergerak di bidang kayu lapis, energi, pulp dan kertas.

Menariknya, kiprah bisnis grup Royal Golden Eagle ternyata tak hanya ada di Indonesia saja, tetapi kini sudah bergerak hingga ke luar negeri, mulai dari Malaysia, Singapura, Filipina, Kanada, Finlandia, dan juga Tiongkok. Bahkan sampai sekarang Sukanto Tanoto masih mencoba untuk terus melebarkan sayapnya ke beberapa negara lainnya.

Sukanto Tanoto dulu merintis bisnisnya ini dari nol, dari mulai ia tidak memiliki pengalaman berbisnis sama sekali, bahkan dulu Sukanto bercita – cita untuk menjadi seorang dokter. Namun karena beberapa alasan hingga akhirnya mengharuskannya untuk mengubur dalam – dalam cita – citanya tersebut. Sukanto Tanoto memulai bisnisnya dengan meneruskan bisnis keluarganya. Tempat bisnisnya tidak besar, yakni ada di sebuah rumah toko fasilitas dua lantai. Namun karena kegigihannya yang tinggi hingga akhirnya membuat bisnisnya tersebut terus berkembang pesat.

Peruntungannya mulai berubah pada saat Sukanto Tanoto mendapat kesempatan untuk mengembangkan bisnis supplier perminyakan dan general contractor. Walaupun Sukanto sama sekali tidak mengerti akan bidang yang akan ia jalani, tetapi dirinya ingin terus maju dan mau belajar hingga akhirnya semakin menguasainya. Di tahun 1973, Sukanto Tanoto memberanikan diri untuk mendirikan sebuah perusahaan yang awalnya bernama Raja Garuda Mas, yakni Royal Golden Eagle (RGE). Mulai dari sini kiprah bisnisnya kian melejit. Sukanto Tanoto merintis bisnis di industri kayu lapis yang sebelumnya masih belum ada di Indonesia.

Ide bisnis Sukanto Tanoto ini awalnya didapat pada saat ia melihat fakta yang mengenaskan. Pebisnis yang lahir di Belawan tersebut tahu betul orang Indonesia sulit dalam mencari kayu lapis. Nah, untuk bisa mendapatkannya maka harus impor dari negara lain. Kondisi tersebut membuatnya pilu. Padahal Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki hutan cukup luas dan tanah yang subur. Bahkan iklim yang ada mampu membuat berbagai jenis tanaman bisa tumbuh dengan baik di negeri ini.

Sukses dalam menjalankan bisnis tersebut membuatnya semakin bertenaga untuk terjun ke bisnis yang lain. Sukanto tidak mau berdiam diri dan merasa nyaman dalam satu bidang, ia lebih senang menantang dirinya dan terus belajar berbagai bidang yang baru. Inilah yang terus mendasarinya agar terus kembangkan bisnis ke area lain. Sebagai informasi saja, bahwa karena bisnis yang dijalankan Sukanto Tanoto ini ada pada industri kehutanan, sehingga dibutuhkan keseimbangan dalam pengelolaan kehutanan yang ada di dalam konsesi bisnisnya.

Semua itu pastinya tak hanya akan bermanfaat bagi bisnis Royal Golden Eagle, tetapi juga bagi iklim, masyarakat, dan juga negara. Bisa dibilang, Sukanto Tanoto jadi pionier, ia besarkan industri kelapa sawit di Indonesia. Bahkan kini Sukanto Tanoto juga terjun ke bidang bisnis pulp and paper, energi maupun pembuatan serat viscose.