Informasi Kesehatan Parenting

Temukan Penjelasan Benarkah Bayi Bisa Alami Alergi Susu Ibu?

Buyavana – Para ibu menyusui terkadang dibuat bingung oleh bayi yang terus rewel dan tidak berhenti menangis, meskipun telah diberi ASI. Kondisi tersebut sangat akrab dengan alergi, baik alergi penyakit maupun alergi terhadap ASI. Terdapat beberapa kasus yang ditemukan bayi alergi susu ibu menyusui, padahal telah Anda ketahui bersama bahwa ASI sebagai makanan terbagi bagi bayi hingga minimal usia 6 bulan.

Lalu bagaimana kondisi tersebut bisa terjadi? Simak penjelasan selengkapnya dipersembahkan Cek Alergi berikut ini

cek alergi

Alergi ASI Pada Bayi

Meskipun jarang terjadi, namun alergi ASI bisa dialami bayi setelah Anda menyusui. Akan tetapi tidak perlu khawatir, sebab alergi ASI masih bisa diantisipasi dengan mengetahui penyebab alergi tersebut.

1. Makanan dan MinumanĀ 

Ketika menyusui maka secara tidak langsung Anda akan memberikan sejumlah nutrisi dan resiko alergi melalui ASI kepada buah hati. Akan tetapi kasus ini sangat jarang terjadi, sekitar 3 dari 100 bayi.

Bayi yang mengalami alergi ASI hampir sama dengan alergi terhadap susu sapi. Gejala yang timbul seperti ruam, muntah dan sesak napas yang terjadi selang beberapa jam setelah menyusui.

2. Jenis Makanan dan Minuman yang Rentan Menimbulkan Alergi

Selama masa menyusui, tidak ada jenis makanan yang dilarang untuk dikonsumsi. Namun segera hentikan konsumsi jenis makanan tersebut apabila bayi alergi susu ibu menyusui dan memberikan reaksi berbeda setelah menyusui.

Beberapa makanan akan berpengaruh pada rasa ASI itu sendiri sehingga bayi akan memberi reaksinya tersendiri. Simak beberapa jenis makanan dan minuman yang menyebabkan alergi berikut ini.

  • Beberapa jenis sayuran dan bahan makanan seperti brokoli, bawang dan cabai.
  • Makanan dengan bahan dasar cokelat.
  • Minuman dengan kandungan kafein.

Disarankan bagi para ibu menyusui untuk mengurangi kebiasaan minum kopi atau teh. 1% kafein akan turut diserap ke dalam ASI, sehingga konsumsi yang berlebihan akan membuat jam tidur bayi menjadi terganggu.

  • Susu Sapi

Disarankan selama menyusui, setiap ibu menghentikan kebiasaan mengonsumsi olahan susu dan turunannya selama 2 atau 4 minggu. Hal tersebut perlu dilakukan supaya bayi terhindar dari alergi susu sapi dari sang ibu dan membantu pemulihan alergi dengan lebih cepat.

  • Minuman Beralkohol

Kurangi konsumsi minuman yang mengandung alkohol selama menyusui, supaya ASI yang diberikan kepada bayi tidak mempengaruhi kesehatannya.

3. Galaktosemia

Pada beberapa kasus bayi alergi susu ibu menyusui mengalami kondisi langka yakni Galaktosemia, kondisi ini membuat bayi tidak bisa menerima ASI sama sekali dan bahkan berbagai macam jenis susu. Hal itu terjadi akibat ketidakmampuan hati yang memecah Galaktosa.

4. Intoleransi Laktosa

Intoleransi laktosa tidak hanya menjadi salah satu penyebab alergi ASI namun alergi susu secara luas. Pada proses menyusui, Intoleransi laktosa berasal dari gula susu laktosa dari makanan yang ibu konsumsi.

Terdapat beberapa kasus yang mengakibatkan bayi tidak bisa mencerna laktosa dengan baik, sehingga kandungan laktosa dari ASI akan menimbulkan kerugian bagi tubuh bayi itu sendiri.

Pilih Morinaga Platinum untuk Kebutuhan Susu Formula Terbaik Buah Hati

Morinaga hadir bersama jutaan ibu untuk mendukung perkembangan si kecil sejak hari pertamanya. Memilih susu formula yang tepat memang bukan perkara yang mudah, pertimbangan nutrisi dan resiko alergi kerap kali mengkhawatirkan setiap orangtua.

Kini Morinaga hadir untuk memberikan varian susu formula yang ramah dan cocok di segala usia buah hati. Dampingi buah hati Anda untuk terus tumbuh dan bersinergi bersama Morinaga Platinum!